Langsung ke konten utama

Postingan

Selamat Jalan Ust. Tahudin Noor, Lc.

BANDUNG _ Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) KH Tajudin Noor, meninggal dunia saat menjalankan tugas kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Barat, Kamis (14/10/2010) sekitar pukul 17.45 WIB. Anggota Komisi A ini meninggal di Rumah Sakit (RS) Pantai Indah Kapuk akibat penyakit komplikasi yang dideritanya sejak lama. "Almarhum meninggal sekira pukul 17.45 WIB di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Sekarang jenazah dalam perjalanan ke rumah duka di Komplek Pondok Pesantren Baitul Anshor, Jalan Teratai Indah No 3, Cibeureum, Kota Cimahi," tutur anggota DPRD asal F-PKS Anwar Yasin yang turut dalam rombongan pengantar jenazah saat dihubungi via ponsel, Kamis (14/10/2010) malam. Anwar mengatakan, sebelum berangkat tugas kunjungan kerja bersama anggota Komisi A DPRD lainnya, kondisi fisik Tajudin terlihat dalam keadaan tidak sehat. Bahkan, kata dia, dalam perjalanan, Tajudin juga sudah terlihat lemas. "Sejak awal saya sudah melihat almarhum ...

Download Film Sang Murabbi dan Ceramah KH. RAHMAT ABDULLAH

SANG MURABBI Post under Dakwah , Download K.H. RAHMAT ABDULLAH dilahirkan di kota Jakarta pada tanggal 3 Juli 1953. Putra kedua dari 4 bersaudara ini hidup dari keluarga asala Betawi yang sederhana dan taat beragama. Pada usia 11 tahun ia harus menapaki hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia telah menjadi seorang anak yatim. Awal pendidikan resminya disamping dididik oleh kedua orang tua, ia memasuki sebuah perguruan Islam yang terkenal di Jakarta, yakni Perguruan Islam As Syafi'iyah bimbingan KH. Abdullah Syafiâ'i hingga menamatkan sekolah Aliyah (tingkat menengah) dengan prestasi yang gemilang. Rahmat Abdullah muda sangat berbeda dengan kaum remaja seusianya pada saat itu. Ia taat beribadah, selain memiliki karakter dan akhlaq yang mulia. Hari-harinya dihabiskan untuk belajar, membaca dan membaca. Bahkan, diusianya yang sangat muda ia telah memposisikan dirinya sebagai guru di tempat ia menuntut ilmu. Dunia Ilmu adalah dunia yang...

Infiltrasi

Sejak awal, ide-ide sekuler-liberal memang tidak sesuai dengan kepribadian diri masyarakat Indonesia pada umumnya.  Memang benar, sebagaimana bangsa-bangsa lainnya, bangsa Indonesia pun tidak semuanya taat pada agama yang dipeluknya masing-masing.  Tapi umumnya memiliki keyakinan religius yang kuat.  Oleh karena itu, ide-ide sekuler-liberal perlu mengambil bentuk yang lebih ‘ramah’ agar lebih mudah diterima di tanah air. Fenomena Jaringan Islam Liberal (JIL) dan sejenisnya yang kita jumpai sekarang ini adalah hasil dari kaderisasi bertahun-tahun.  Prosesnya cukup rapi dan terencana, dibantu oleh sumber dana yang kuat. Fase awal dari infiltrasi pemikiran ini dimulai dengan gerakan misionarisme dan penyebaran pemikiran kaum orientalis.  Misi ini mendapat sokongan penuh dari pemerintah kolonial.  Tentu saja, penjajah memiliki kepentingan tersendiri untuk memisahkan umat Islam dari agamanya.  Hal ini dilakukan dengan berbagai cara, misalnya d...

Disain Resmi Gambar Masjid 'Ground Zero' Dirilis

Kelompok yang berada di balik rencana pembangunan pusat kebudayaan Islam yang diusulkan di dekat lokasi Ground Zero New York telah merilis apa yang mereka sebut sebagai gambar resmi pertama dari pusat kebudayaan Islam tersebut. Situs web untuk proyek ini, yang dikenal sebagai Park51 Community Center , mengatakan bahwa "gambar-gambar baru yang menampilkan eksterior yang diperbarui dan memberikan tampilan yang pertama terkait interior Park51 dan memberikan beberapa wawasan tentang bagaimana kita membayangkan proyek ini," seperti tertulis dalam posting di Facebook mereka Selasa lalu. Rencana pembangunan akan menelan biaya sebesar 100 juta dolar, termasuk auditorium dengan 500 kursi, ruang kelas dan ruang konferensi, ruang untuk kegiatan sosial, ruang peringatan 9/ 1, kolam renang, pusat kebugaran dan masjid. Sebelumnya sebagian umat Muslim New York sudah menggunakan situs Manhattan Lower sebagai masjid . Gambar-gambar dari proyek ini dihasilkan oleh SOMA A...

Jamal Al-Banna ''Serang'' Sunnah dan al-Qur'an

Jamal al-Banna, adik Hasan Al Banna mengatakan, al-Qur'an tak butuh penafsiran. Mufassirin hanya mendistorsikan al-Qur'an, katanya Hidayatullah.com-- Penulis Mesir, Jamal al-Banna mengangkat isu kontroversial baru, dalam sebuah simposium yang diselenggarakan oleh Dar al-Ain, saat membahas buku ,"Pembaharuan Islam". Jamal al-Banna mengatakan bahwa kerusakan Islam itu disebabkan karena Sunnah. Ia menambahkan juga, pembaharuan dalam Islam itu pertama kali muncul dari Sunnah dengan tolak ukurnya al-Qur'an, dikarenakan tidak seorang pun yang dapat merubah al-Qur'an. Jalam al-Banna memang terkenal dengan pemikirannya yang sering kali bertentangan dengan syari'at Islam. Sebelumnya, Dr. Ali Salus, wakil dari Majelis Fuqaha di Amerika dan juga seorang profesor di bidang Fikih dan Ushul, melontarkan kritikannya yang tajam kepada Jamal al-Banna yang mengaku dirinya sebagai pemikir Islam. Ia juga menuduh Jamal al-Banna dengan sengaja membuat kontroversi yang telah dis...

Dua Tanggul Kedungpalungpung Jebol

AAM PERMANA S/"PRLM" Banjir yang menggenangi tanaman padinya akibat tanggul jebol di Sungai Kedungpalungpung.* CIAMIS, (PRLM).- Banjir di Padaherang, Ciamis yang menyebabkan ratusan hektare padi di Blok Grendel Desa Ciganjeng Kec. Padaherang dan Blok Kedungpalungpung Desa Tunggilis Kec Kalipucang terancam puso, ternyata diakibatkan dua tanggul di Sungai Kedungpalungpung (anak Sungai Cirapuan) jebol. Menurut Harun (45), pemilik sawah di Blok Grendel, jebolnya tanggul yang mengarah ke pesawahan di wilayahnya, terjadi sekira 2 minggu lalu, namun baru diketahui Selasa kemarin. Jebolnya tanggul diduga karena tanggul tidak mampu menahan dorongan air sungai. “Panjang tanggul yang jebol sekira tiga meter. Setelah jebol, air kemudian mengalir deras ke pesawahan sehingga merendam tanaman padi siap panen di Blok Gerendel Desa Ciganjeng seluas 120 hektare,” ujarnya, Rabu (29/9). Udis (50), warga Kedungpalungpung, D...

33 Tokoh Dunia Islam akan Hadiri Konferensi WAMY di Jakarta

Dari kalangan ulama, akan hadir Syaikh Dr. Salman bin Fahd Al-Audah, Dr. Amr bin M. Khalid, dan Dr. Abdurrahman Ali Bashfar Hidayatullah.com-- Sejumlah tokoh penting akan menghadiri Konferensi Internasional World Assembly of Muslim Youth (WAMY) yang akan digelar pada 2-4 Oktober 2010 di Jakarta. Acara pembukaan akan bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) dan menurut rencana akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono. Boleh jadi, inilah kali pertama rombongan besar pejabat dan tokoh dari Timur Tengah dan dunia Islam datang serempak ke Indonesia untuk menghadiri Konferensi Internasional WAMY ke-11 yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini. “Yang hadir pun beragam dan datang dari berbagai kalangan. Mulai dari tokoh pemerintahan, ulama, sastrawan, pendidik, LSM internasional, hingga sastrawan,” ujar Aang Suandi, Lc, Direktur WAMY Indonesia. Suandi menjelaskan, beberapa nama penting yang rencananya akan menghadiri perhelatan internasional ini ...