Langsung ke konten utama

Selamat Jalan Ust. Tahudin Noor, Lc.

BANDUNG _ Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) KH Tajudin Noor, meninggal dunia saat menjalankan tugas kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Barat, Kamis (14/10/2010) sekitar pukul 17.45 WIB.
Anggota Komisi A ini meninggal di Rumah Sakit (RS) Pantai Indah Kapuk akibat penyakit komplikasi yang dideritanya sejak lama.
"Almarhum meninggal sekira pukul 17.45 WIB di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Sekarang jenazah dalam perjalanan ke rumah duka di Komplek Pondok Pesantren Baitul Anshor, Jalan Teratai Indah No 3, Cibeureum, Kota Cimahi," tutur anggota DPRD asal F-PKS Anwar Yasin yang turut dalam rombongan pengantar jenazah saat dihubungi via ponsel, Kamis (14/10/2010) malam.
Anwar mengatakan, sebelum berangkat tugas kunjungan kerja bersama anggota Komisi A DPRD lainnya, kondisi fisik Tajudin terlihat dalam keadaan tidak sehat. Bahkan, kata dia, dalam perjalanan, Tajudin juga sudah terlihat lemas.
"Sejak awal saya sudah melihat almarhum kurang sehat. Bahkan, saya sempat menyarankan agar tidak ikut. Namun, beliau tetap ingin ikut dan mengaku masih kuat melakukan perjalanan," papar Anwar.
Anwar menambahkan, kondisi almarhum terlihat makin lemah saat perjalana pulang ke Jakarta dengan menggunakan pesawat terbang. Saat itu, terang Anwar, dia langsung meminta kerabat Tajudin menyiapkan ambulans untuk mengantar ke rumah sakit.
"Di dalam pesawat, almarhum sudah terlihat lemas. Tidurnya pun sudah menyender ke pundak saya. Saat tiba di bandara sekitar pukul 16.30 WIB, kami langsung membawa ke klinik bandara. Setelah itu, kami bawa ke rumah sakit. Namun, beberapa menit mendapatkan perawatan rumah sakit Ustadz Tajudin meninggal. Kami sangat kehilangan, almarhum merupakan sosok panutan di partai kami," tuturnya.
Rencananya, jenazah Tajudin akan dimakamkan di pemakaman keluarga Tasikmalaya, tepatnya di area Pondok Pesantren Cintawanam, Singaparna, Jumat (15/10/2010) sekira pukul 08.00 WIB. Tajudin meninggalkan seorang istri, Kokom Komalasri, dan 4 anak masing-masing Dewi (27), Ihsan (23), Hani (20), dan Rodiyah (19). msn

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subhanallah…. Ada Sungai dalam Laut..!

Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan Sungai dalam Laut “Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53) “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53) Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di b...

BANNER SAHABAT

Blogger Indonesia Entertainment Galaxy

REPUBLIK SEPAKBOLA: CERITA LAIN PERJALANAN ZIONISME DARI FANATISME SUPORTER HINGGA LIGA CHAMPIONS

Oleh, Pizaro Humas Kajian Zionisme Internasional chandra on February 15th, 2010 Milan, harus menang. . . jgn smpe kalah. . . god luck!!! MILAN moses on February 16th, 2010 Menang dari Hongkong Red Devils: on February 16th, 2010 Milan itu bakal kalah tauuuu… !!! MU bakal menang!!! itu pasti….!!! bener gag??? beneeeeeeerrrrrrr……..!!!! Maykel: on February 16th, 2010 simpel aja sich…. milik Manchester United yang pasti. deno on February 16th, 2010 ayo siapa berani taruhan .. ku gadaikan surat tanah … aku tetap megang milan siapa berani,, pendukung MU buktikan nyalimu. (Taken From Forum Turisinternet.com) Republik Sepak Bola Sebagai Ideologi Baru Saya tidak membayangkan jika sepakbola atas izin DPR menjadi Ideologi Negara. Saya tidak akan habis pikir, kala itu para supporter dari Sabang sampai Merauke membludaki Pemilihan Umum (PEMILU) dengan membuat partai masing-masing. The Jakmania pendukung fanatik Persija, membuat Partai The Jak. Dua kelompok suporter Persib, Viking dan Bomber (Bobot...