Langsung ke konten utama

Kashfy : Nasyid dari Negeri Jiran Generasi Baru




Kashfy merupakan sebuah grup nasyid yang dipelopori oleh beberapa anak muda yang berasal dari Malaysia. Nasyid Kahfi berbaur dengan industri nasyid Malaysia sejak beberapa tahun yang lalu ini gemar mengetengahkan lagu-lagu world music sebagai satu daripada wasilah dakwah mereka untuk menyampaikan pesan Islam kepada masyarakat umum khususnya di Malaysia. Mengambil perkataan daripada bahasa Arab, Kashfy yang membawa maksud ‘discovery’ kerap mengadakan persembahan di sekitar Lembah Klang untuk menepati citarasa nasyid setiap golongan masyarakat.
Walaupun berhadapan dengan kebanjiran ramai penasyid-penasyid remaja yang yang mula muncul sejak beberapa tahun yang lepas, Kashfy merupakan sebuah kumpulan yang agak berbeda karena irama yang dipelopori Kashfy banyak dibayangi oleh artis-artis nasyid antarabangsa seperti Sami Yusuf, Zain Bikha, Dawud Wharnsby Ali, Yusuf Islam, Hamza Robertson dan sebagainya.Bagi Kashfy, irama-irama nasyid yang dibawakan oleh penasyid-penasyid inilah yang perlu ditonjolkan di Malaysia kerana ia dapat memperkembangkan lagi irama nasyid Melayu yang ada tidak mencacatkan keaslian irama nasyid itu sendiri dan mengekalkan kemurnian pesan dakwah yang dibawa.Satu lagi keistimewaan yang amat kentara dibawa oleh Kashfy adalah keterlibatan ahli-ahlinya dalam bidang professional seperti seni di samping sebahagian daripada ahli-ahlinya merupakan penghafaz Al-Quran. Keterlibatan ini nyata membolehkan Kashfy untuk dijadikan role model para remaja masa kini di samping menyampaikan pesan dakwah mereka dalam irama nasyid.
Bagi penggemar Nasyid Melayu di Indonesia, mungkin Nasyid ini bisa jadi alternatif hiburan anda.

website:
http://www.kashfy.blogspot.com/
sumber : http://nasyid2u.blogspot.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan Nughair?"

Oleh Abdullah Haidir, Lc * Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata, 'Dahulu Rasulullah saw suka bercengkrama dengan kami, bahkan terhadap adik saya yang masih kecil dia bekata, يَا أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ "Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan nughair?" (Muttafaq alaih) Abu Umair adalah kuniyah (nama panggilan) seorang bocah kecil. Dia memiliki burung kecil kesayangan sejenis burung pipit. Dalam bahasa Arab dipanggil Nughar. Agar sepadan dengan kata "Umair", maka kata 'nughar' beliau sebut dengan kata "nughair" yang dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah tashgir. Ungkapan yang menunjukkan keakraban terhadap anak-anak sesuai dengan jiwa mereka. Jika hal ini diungkapkan oleh orang yang baru berusia belasan tahun, mungkin masih mudah dipahami. Tapi perkataan tersebut diungkapkan Rasulullah saw yang ketika itu ditaksir berusia lima puluh tahun ke atas. Hal ini menunjukkan akhlak mulia Rasulullah saw yang konstan dan utuh...

Subhanallah…. Ada Sungai dalam Laut..!

Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan Sungai dalam Laut “Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53) “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53) Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di b...

Mamat Rahmat Jadi Ketua DPD PKS Ciamis Periode 2010 - 2014

CIAMIS,  Mamat Rahmat akhirnya ditetapkan menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Ciamis periode 2010 - 2014 dalam Musyawarah Daerah PKS Ciamis Minggu (28/11).  Dalam pemilihan, diajukan delapan calon yang masuk dalam bursa ketua. Mereka adalah Mamat Rahmat (mantan anggota DPRD periode 2004-2009), Suhdi Ade Candra (ketua DPD periode berjalan), Dede Herli (mantan sekpri anggota DPR RI), Tasum Sumia (pengurus DPD), Ade Amran (pengurus DPD). Kemudian Tarsidin, Muhtadin, Muhtyidin. Ketiganya adalah pimpinan pondok pesantren.  "Hasil pemilu internal di wilayah (DPW) dari delapan calon, akhirnya memilih Mamat Rahmat. Dengan demikian dalam Musda hanya membacakan hasil pemilihan internal," tutur Pengurus PKS Ciamis yang juga Wakil Ketua DPRD Ciamis, Didi Sukardi.  Sementara itu Panitia Musda Asep mengaku bersyukur acara tersebut berlangsung lancar dan aman. Dia mengatakan mekanisme pemilihan berlangsung sesuai dengan mekanisme. "Kami bersyukur Musda berjalan lancar," ...