Langsung ke konten utama

Pilot Tersangka 9/11, Sembilan Tahun Mencari Keadilan



Setelah sembilan tahun memperjuangkan keadilan, seorang pilot yang dituduh melatih para pembajak pesawat dalam serangan 11 September 2001 di AS, akhirnya mendapatkan kompensasi dan dibebaskan dari segala tuduhan.
Lotfi Raissi, nama pilot tersebut tinggal di Inggris dan pernah menimba ilmu penerbangan di AS. Lelaki kelahiran Al-Jazair itu adalah orang pertama yang ditangkap setelah peristiwa serangan 9/11. Oleh aparat Inggris, ia ditahan di Penjara Belamarsh Security Prison di London selama lima bulan, lalu dibebaskan karena kurangnya bukti atas tuduhan keterlibatannya dalam peristiwa Black September itu.
Lembaga intelejen AS, FBI kemudian meminta Raissi diekstradisi ke Amerika. Oleh FBI, Raissi dtahan selama 4,5 bulan tanpa tuduhan resmi, sementara pemberitaan media massa menyebutnya sebagai instruktur yang melatih para pelaku pembajakan pesawat yang digunakan untuk melakukan serangan 9/11.
Hakim distrik memproses kasus Raissi, akhirnya membebaskannya pada tahun 2002 dengan putusan bahwa "pengadilan sama sekali tidak menerima bukti apapun" atas kasus tersebut.
Raissi mengajukan gugatan hukum dan meminta kompensasi atas penangkapannya yang ilegal itu, namun gugatan itu tidak diguris pemerintah. Empat tahun Raissi memperjuangkan gugatannya dan tim kuasa hukum Raissi mengancam akan menggugat pemerintah Inggris dengan tuduhan penghinaan terhadap proses hukum. Namun pekan kemarin, Menteri Kehakiman Jack Straw akhirnya menyatakan bahwa Raissi "dibebaskan secara penuh dari segala tuduhan" dan berhak mendapatkan kompensasi senilai 2 juta poundsterling.
Raissi mengungkapkan kebahagiaannya atas putusan tersebut. Ia menyebut kehidupannya selama sembilan tahun ini seperti di neraka karena kesalahan aparat penegak hukum yang menangkap dan menahannya tanpa bukti. "Saya mengalami ketidakadilan yang luar biasa. Mereka telah merampas hampir 10 tahun kehidupan saya. Saya bersyukur atas putusan itu (putusan bebas dari segala tuduhan) dan sekarang saya ingin memulai kehidupan baru lagi," ujar Raissi. (ln/prtv) eramuslim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subhanallah…. Ada Sungai dalam Laut..!

Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan Sungai dalam Laut “Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53) “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53) Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di b...

BANNER SAHABAT

Blogger Indonesia Entertainment Galaxy

REPUBLIK SEPAKBOLA: CERITA LAIN PERJALANAN ZIONISME DARI FANATISME SUPORTER HINGGA LIGA CHAMPIONS

Oleh, Pizaro Humas Kajian Zionisme Internasional chandra on February 15th, 2010 Milan, harus menang. . . jgn smpe kalah. . . god luck!!! MILAN moses on February 16th, 2010 Menang dari Hongkong Red Devils: on February 16th, 2010 Milan itu bakal kalah tauuuu… !!! MU bakal menang!!! itu pasti….!!! bener gag??? beneeeeeeerrrrrrr……..!!!! Maykel: on February 16th, 2010 simpel aja sich…. milik Manchester United yang pasti. deno on February 16th, 2010 ayo siapa berani taruhan .. ku gadaikan surat tanah … aku tetap megang milan siapa berani,, pendukung MU buktikan nyalimu. (Taken From Forum Turisinternet.com) Republik Sepak Bola Sebagai Ideologi Baru Saya tidak membayangkan jika sepakbola atas izin DPR menjadi Ideologi Negara. Saya tidak akan habis pikir, kala itu para supporter dari Sabang sampai Merauke membludaki Pemilihan Umum (PEMILU) dengan membuat partai masing-masing. The Jakmania pendukung fanatik Persija, membuat Partai The Jak. Dua kelompok suporter Persib, Viking dan Bomber (Bobot...