Langsung ke konten utama

Karena Istri Dua Orang Kepala Negara Tukri Memakai Jilbab




Sultan Atici, presiden Asosiasi Perempuan Turki di Eropa mengajukan gugatan yang aneh. Ia, yang tinggal di Jerman, merasa keberatan dan menuntut dua orang perempuan kalangan atas Turki yang memakai jilbab di depan umum.
Dua orang perempuan itu adalah Hayrunnisa Gul dan Emine Erdogan. Yang pertama, Hayrunnisa adalah istri dari Presiden Turki Abdullah Gull, dan yang kedua adalah istri Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan.
Tuntutan pidana dari Atici ini serta merta mendapat celaan dan menjadi bahan tertawaan. Seperti diketahui, kedua orang perempuan yang dimaksud memang selalu mengenakan jilbab dimanapun mereka berada ketika berativitas.
Wakil Kepala Jaksa Publik Ankara, Nuri Yigit, menyatakan tidak akan melanjutkan lebih lanjut tuduhan pidana terhadap pemakaian jilbab "di ruang publik" oleh pasangan dari Gul dan Erdogan.
Memang, Turki masih bersikeras memberlakukan larangan jilbab, padahal negara ini penduduknya 99 persen adalah Muslim, dan mayoritas wanita mengenakan jilbab sebagai praktik keagamaan.
Yigit menyatakan "tidak ada kejahatan apapaun seperti didefinisikan dalam KUHP terhadap jilbab dan tidak ada sanksi."
Dalam keputusan tersebut, dinyatakan bahwa, "Kode Pidana Turki atau undang-undang pidana khusus menentukan pelanggaran dan hukuman, untuk mempertimbangkan tindak pidana."
Ya iyalah, mengapa pula memakai jilbab dianggap sebagai kejahatan. Sultan Atici, coba katakan, apa yang salah jika dua orang perempuan istri kepala negara menutup aurat mereka sesuai perintah Islam? (sa/wb) eramuslim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan Nughair?"

Oleh Abdullah Haidir, Lc * Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata, 'Dahulu Rasulullah saw suka bercengkrama dengan kami, bahkan terhadap adik saya yang masih kecil dia bekata, يَا أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ "Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan nughair?" (Muttafaq alaih) Abu Umair adalah kuniyah (nama panggilan) seorang bocah kecil. Dia memiliki burung kecil kesayangan sejenis burung pipit. Dalam bahasa Arab dipanggil Nughar. Agar sepadan dengan kata "Umair", maka kata 'nughar' beliau sebut dengan kata "nughair" yang dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah tashgir. Ungkapan yang menunjukkan keakraban terhadap anak-anak sesuai dengan jiwa mereka. Jika hal ini diungkapkan oleh orang yang baru berusia belasan tahun, mungkin masih mudah dipahami. Tapi perkataan tersebut diungkapkan Rasulullah saw yang ketika itu ditaksir berusia lima puluh tahun ke atas. Hal ini menunjukkan akhlak mulia Rasulullah saw yang konstan dan utuh...

Subhanallah…. Ada Sungai dalam Laut..!

Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan Sungai dalam Laut “Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53) “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53) Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di b...

Mamat Rahmat Jadi Ketua DPD PKS Ciamis Periode 2010 - 2014

CIAMIS,  Mamat Rahmat akhirnya ditetapkan menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Ciamis periode 2010 - 2014 dalam Musyawarah Daerah PKS Ciamis Minggu (28/11).  Dalam pemilihan, diajukan delapan calon yang masuk dalam bursa ketua. Mereka adalah Mamat Rahmat (mantan anggota DPRD periode 2004-2009), Suhdi Ade Candra (ketua DPD periode berjalan), Dede Herli (mantan sekpri anggota DPR RI), Tasum Sumia (pengurus DPD), Ade Amran (pengurus DPD). Kemudian Tarsidin, Muhtadin, Muhtyidin. Ketiganya adalah pimpinan pondok pesantren.  "Hasil pemilu internal di wilayah (DPW) dari delapan calon, akhirnya memilih Mamat Rahmat. Dengan demikian dalam Musda hanya membacakan hasil pemilihan internal," tutur Pengurus PKS Ciamis yang juga Wakil Ketua DPRD Ciamis, Didi Sukardi.  Sementara itu Panitia Musda Asep mengaku bersyukur acara tersebut berlangsung lancar dan aman. Dia mengatakan mekanisme pemilihan berlangsung sesuai dengan mekanisme. "Kami bersyukur Musda berjalan lancar," ...